Seputar Ide Usaha Serta Peluang Usaha di Indonesia

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Wirausaha (Entrepreneurship) atau kewirausahaan adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang usaha, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.

Kewirausahaan memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan karena berbeda-beda titik berat dan penekanannya. Richard Cantillon (1775), misalnya, mendefinisikan kewirausahaan sebagai bekerja sendiri (self-employment. Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi risiko atau ketidakpastian.

Wirausaha Menurut Para Ahli

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Berbeda dengan para ahli lainnya, menurut Penrose (1963) kegiatan kewirausahaan mencakup indentfikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi sedangkan menurut Harvey Leibenstein (1968, 1979) kewirausahaan mencakup kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya dan menurut Peter Drucker, kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.

Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan. Muncul pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul. Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti pejuang, pahlawan manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha adalah perbuatan amal, bekerja, dan berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu.

Sejarah Wirausaha

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Wirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru dikenal pada akhir abad 20. Beberapa istilah wirausaha seperti di Belanda dikenadengan ondernemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer.

Pendidikan kewirausahaan mulai dirintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika, dan Kanada. Bahkan sejak 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan. DI Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.

Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave, proses kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. Inovasi tersebut dipengeruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi, seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan lingkungan. Faktor-faktor tersebut membentuk ‘’locus of control’’,kreativitas , keinovasian, implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembangan menjadi wirausahawan yang besar.

Secara internal, keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang bersal dari individu, seperti locus of control, toleransi, nilai-nilai, pendidikan, pengalaman. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang memengaruhi diantaranya model peran, aktivitas, dan peluang. Oleh karena itu, inovasi berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yang dipengaruhi lingkungan,organisasid, dan keluarga.

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka setiap orang memerlukan ciri-ciri dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan. Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:

  • Percaya diri
  • Berorientasikan tugas dan hasil
  • Berani mengambil risiko
  • Kepemimpinan
  • Keorisinilan
  • Berorientasi ke masa depan
  • Jujur dan tekun

Sifat-sifat seorang wirausaha adalah:

  • Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
  • Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
  • Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
  • Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun.
  • Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
  • Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
  • Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.

Tahapan- tahapan dalam Berwirausaha

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha:

Tahap memulai

Tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan ‘’franchising’’. Tahap ini juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian, industry, atau jasa.

Tahap melaksanakan usaha

Dalam tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek: pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.

Tahap mempertahankan usaha

Tahap di manawirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

  • Tahap mengembangkan usaha

Tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.

Sikap wirausaha

Dari daftar ciri dan sifat watak seorang wirausahawan di atas, dapat kita identifikasi sikap seorang wirausahawan yang dapat diangkat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut:

  • Disiplin

Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Arti dari kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya. Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya. Ketepatan terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan.

Sifat sering menunda pekerjaan dengan berbagai macam alasan, adalah kendala yang dapat menghambat seorang wirausahawan meraih keberhasilan. Kedisiplinan terhadap komitmen akan kualitas pekerjaan dapat dibina dengan ketaatan wirausahawan akan komitmen tersebut. Wirausahawan harus taat azas. Hal tersebut akan dapat tercapai jika wirausahawan memiliki kedisiplinan yang tinggi terhadap sistem kerja yang telah ditetapkan. Ketaatan wirausahawan akan kesepakatan-kesepakatan yang dibuatnya adalah contoh dari kedisiplinan akan kualitas pekerjaan dan sistem kerja.

  • Komitmen Tinggi
Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif (berorientasi pada kemajuan). Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya.

Sedangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain terutama konsumennya adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan konsumen, kualitas produk yang sesuai dengan harga produk yang ditawarkan, penyelesaian bagi masalah konsumen, dan sebagainya.Seorang wirausahawan yang teguh menjaga komitmennya terhadapkonsumen, akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan.

  • Jujur

Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan. Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks. Kejujuran mengenai karakteristik produk (barang dan jasa) yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan olehwirausahawan.

  • Kreatif dan Inovatif
Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar. Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu. Justru seringkali ide-ide jenius yangmemberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil.

  • Mandiri

Seseorang dikatakan “mandiri” apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain. Kemandirian merupakan sifat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Pada prinsipnya seorang wirausahawan harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya.

  • Realistis
Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/ perbuatannya.

Banyak seorang calon wirausahawan yang berpotensi tinggi, namun pada akhirnya mengalami kegagalan hanya karena wirausahawan tersebut tidak realistis, obyektif dan rasional dalam pengambilan keputusan bisnisnya. Karena itu dibutuhkan kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukan/ sumbang saran yang ada keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis.

Faktor Kegagalan Dalam Wirausaha

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Menurut Zimmerer (dalam Suryana, 2003 : 44-45) ada beberapa faktor yang menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usaha barunya:

  • Tidak kompeten dalam manajerial.

Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.

  • Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.
Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

  • Kurang dapat mengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik, faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. Kekeliruan memelihara aliran kas menyebabkan operasional perusahan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.
  • Gagal dalam perencanaan.

Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.

  • Lokasi yang kurang memadai.

Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakibatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.

  • Kurangnya pengawasan peralatan.

Pengawasan erat berhubungan dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan tidak efektif.

  • Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha.

Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal menjadi besar.

  • Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan.

Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan, tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu.

Peran Wirausaha Dalam Perekonomian Nasional

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Seorang wirausaha berperan baik secara internal maupun eksternal. Secara internal seorang wirausaha berperan dalam mengurangi tingkat kebergantungan terhadap orang lain, meningkatkan kepercayaan diri, serta meningkatkan daya beli pelakunya. Secara eksternal, seorang wirausaha berperan dalam menyediakan lapangan kerja bagi para pencari kerja. Dengan terserapnya tenaga kerja oleh kesempatan kerja yang disediakan oleh seorang wirausaha, tingkat pengangguran secara nasional menjadi berkurang.

Menurunnya tingkat pengangguran berdampak terhadap naiknya pendapatan perkapita dan daya beli masyarakat, serta tumbuhnya perekonomian secara nasional. Selain itu, berdampak pula terhadap menurunnya tingkat kriminalitas yang biasanya ditimbulkan oleh karena tingginya pengangguran.

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Seorang wirausaha memiliki peran sangat besar dalam melakukan wirausaha. Peran wirausaha dalam perekonomian suatu negara adalah:

  • Menciptakan lapangan kerja
  • Mengurangi pengangguran
  • Meningkatkan pendapatan masyarakat
  • Mengombinasikan faktor–faktor produksi (alam, tenaga kerja, modal dan keahlian)
  • Meningkatkan produktivitas nasional

Dalam berwirausaha sangatlah banyak pilihan jenisnya, tapi kali ini akan saya share beberapa jenis wirausaha yang paling banyak dicari oleh konsumen. :

Kuliner
Makanan adalah sesuatu yang selalu dibutuhkan oleh setiap orang, karenanya selalu ada kesempatan untuk memproduksi atau menjual makanan. Bisa dengan berbagai jenis makanan, baik makanan tradisional maupun modern.

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Fashion
Pakaian termasuk kebutuhan utama manusia selain makanan dan perumahan. Untuk itu. Pakaian juga senantiasa diperlukan manusia. Berbagai jenis pakaian dapat dibuat sendiri, bisa meranncang pakaian sendiri, bahkan membuatnya sendiri. Asalkan memiliki potensi dalam bidang ketrampilan ini dan menyukainya, kita dapat mengembangkan kreativitas dan menciptakan usaha sendiri yang bergerak di bidang fashion.

Bisnis Properti
Jika anda adalah seorang lulusan sarjana arsitek maka anda perlu mencoba bisnis ini, mencoba mendesain interior atau apalah yang sejenis dengan hal tersebut. Dalam era globalisasi sekarang ini bisnis properti merupakan memiliki prospek ke depan yang menjanjikan.

Usaha Bidang Agroindustri

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Indonesia merupakan Negara agraris, dan merupakan penghasil di bidang pertanian no 2 terbesar di Asia Tenggara setelah Thailand. Dengan hal tersebut makan bisnis di bidang pertanian sangatlah bagus prospeknya didukung dengan semakin sempitnya lahan pertanian di Indonesia. Tapi sayangnya pemerintah tidak bisa memanfaatkan keadaan ini, malah yang seharusnya kita bisa mengekspor hasil pertanian ke luar negeri malah kita yang mengimpornya dari Thailand.

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Usaha Peternakan
Banyak jenis usaha di bidang ini, dari mulai penyediaan bibit unggul, usaha makanan dan obat-obat ternak, hingga usaha hasil ternak itu sendiri. Jika anda lihat di televise atau beberapa media tentang beberapa kisah sukses pengusaha, maka tak jarang anda melihat banyak dari mereka yang sukses di bidang peternakan.

Contohnya di daerah saya di Madiun seorang yang berasal dari keluarga sangatlah tidak mampu tapi dengan keuletannya dia sekarang mampu menjadikan bisnis ternaknya menjadi sangat maju, dia tidak perlu datang ke pasar ternak atau menawarkannya ke pengusaha ternak lainnya, tapi dia menggunakan system catalog (unik yaaa,,,) dia juga mampu menggaji beberapa gadis cantik dan seksi untuk menjadi sales hewan ternaknya (untuk menarik pelanggan genit kale )

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Usaha Handicraft / Hand Made
Jika anda memiliki potensi dan bakat untuk menciptakan beberapa karya yang memerlukan keterampilan tangan, bisa menekuni bidang usaha ini, dengan mengembangkan kreatifitas dan memanfaatkan berbagai macam bahan untuk disulap menjadi banyak sekali usaha, tergantung bahan dasar yang digunakan untuk meembuat keterampilan ini, missal usaha pembuatan bunga dari jagung, sablon, aksesori, handycraft dari kain flannel, bahan gift, lilin dan produk daur ulang, baik dari kertas maupun plastik.

Beberapa jenis wirausaha diatas hanya beberapa yang saya sebutkan, dan yang saya sebutkan merupakan hanya beberapa kecil bidang wirausaha yang saya tahu mempunyai prospek yang bagus pada saat ini. Mungkin jika ada yang ingin menambahkan mohon di tambahkan di kolom komentar.  Sukses selalu untuk anda semua.

Faktor-faktor penyebab munculnya semangat wirausaha
1. Keinginan meniru figur seseorang yang sukses.

Meniru orang sukses bukan hanya sekedar mencari tahu resep sukses mereka, tetapi juga meniru semangat dan kerja keras mereka. Orang sukses adalah orang yang memiliki kepribadian positif, maka pelajari karakter positif mereka, yang membawa mereka pada kesuksesan

  1. Rasa suka terhadap tantangan.

Tantangan dalam hidup bukan merupakan hal yang harus dihindari, tetapi justru harus dihadapi dengan cerdas dan selalu berfikir positif. Karena melalui tantangan-tantangan tersebut kita ditempa untuk menjadi lebih tangguh

  1. Keinginan untuk tetap bertahan hidup.

Hal ini merupakan naluri alamiah manusia, yaitu keinginan untuk mempertahankan hidupnya atau menyelamatkan hidupnya. Karena keinginan untuk bertahan hiduplah maka kita harus selalu mengasah kemampuan berfikir untuk mengembangkan hal-hal baru

  1. Keinginan untuk memperbaiki taraf hidup yang lebih baik lagi, dari yang dijalan

Manusia merupakan sosok yang memiliki kecerdasaan dan perasaan. Maka selain bertahan hidup, secara naluri manusia juga berkeinginan dan berusaha untuk membuat hidup lebih nyaman dan lebih baik

  1. Kegagalan yang dialami dalam meniti karir pekerjaan

Kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda. Kita harus belajar dari kegagagalan kita sehingga muncul semagat baru untuk lebih berhasil

  1. Adanya cita-cita untuk menjadi pengusaha.

Setiap manusia yang hidup pasti mempunyai cita-cita yang ingin digapai. Cita-cita tersebut merupakan harapan seseorang di masa yang akan datang, untuk mewujudkan cita-cita menjadi pengusaha, maka kita harus terus belajar dan berani berusaha

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Berani merupakan modal awal bagi seorang pengusaha

Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti kegagalan tak pernah ada.
Berani merantau. keberanian merantau, membangun percaya diri dan kemandirian.
Berani gagal hanya orang yang berani gagal total akan meraih keberhasilan total.
Berani sukses. seberapa besar rejeki yang kita inginkan itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil risiko.
Berani Berbeda. siap siaplah jika diejek oleh teman-teman anda  karaena suatu saaat mereka akan mengerti dan menyesali perbuatan mereka.
Pengusaha swasta memainkan peran lebih besar dalam perekonomian dunia. Pengusaha kecil telah merampas multi miliaran dollar dari bisnis besar (John Naisbit)

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Arti Peluang Usaha

Peluang usaha terdiri dari dua kata yaitu ” peluang ” dan ” usaha “. Peluang yang dalam bahasa Inggris di sebut dengan opportunity memiliki arti sesuai dengan KBBI adalah kesempatan. Secara sederhana peluang di artikan sebagai kesempatan muncul atau terjadi pada satu peristiwa. S

ementara itu, usaha memiliki pengertian berbagai daya untuk mendapatkan apa yang di inginkan. Sehingga secara terminologis pengertian peluang usaha adalah kesempatan yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk mendapatkan apa yang di inginkannya ( keuntungan – kekayaan – uang ) dengan memanfaatkan berbagai faktor baik faktor eksternal maupun internal.

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Dalam menilai sebuah peluang usaha, apakah cocok dengan keadaan kita atau tidak, tentu kita harus memperhatikan berbagai faktor yang saya bagi menjadi dua jenis yaitu :

Faktor Internal :

Faktor internal berasal dari diri kita sendiri semisal bakat dan minat. Mungkin bagi orang lain usaha bimbingan belajar komputer menjadi satu peluang bisnis yang sangat prospektif, namun bagi mereka yang bahkan SD tidak lulus sementara umur sudah terlanjur tua. Maka ini akan sangat sulit berkembang. Saya tidak mengatakan bahwa mustahil untuk sukses, namun keberhasilan akan lebih lama bahkan bisa jadi akan menemui kegagalan di tengah jalan. Untuk itulah, ketika kita memilih satu peluang usaha maka terlebih dahulu kita harus melihat faktor internal yang ada dalam diri kita agar apa yang kita inginkan yaitu keuntungan bisnis, dan kekayaan dapat kita raih dengan lebih mudah dan cepat.

Faktor- Faktor Eksternal dalam Berwirausaha

Faktor Eksternal

Faktor eksternal berarti berbagai hal yang berkaitan di luar diri kita. Warnet adalah salah satu peluang usaha yang dulu pernah booming dan menghasilkan banyak uang untuk pemiliknya. Namun, pada beberapa tahun terakhir, usaha ini mulai surut karena munculnya banyak laptop, gadget serta area internet gratis. Bagi sebagian daerah mungkin masih berpotensi, namun bagi daerah yang kebanyakan warganya telah memiliki laptop dan jaring internet sendiri. Maka peluang usaha warnet akan menjadi ide usaha yang kurang tepat terlebih kini telah banyak muncul desa internet yang mengembangkan desanya dengan memaksimalkan fungsi internet serta memberikan akses internet dengan mudah dari dalam rumahnya.

Faktor eksternal ini harus anda kaji dengan baik. Caranya adalah buka mata, buka telinga dan jadilah orang yang bisa tanggap dalam menghadapi berbagai perubahan dunia. Trend selalu berubah, dulu, bunga cinta menjadi sangat fenomenal dengan harga yang selangit, kini bunga tersebut entah kemana rimbanya. Ini adalah contoh perubahan trend yang mempengaruhi dunia bisnis. Jika anda bisa melihat kedua faktor di atas, maka anda nantinya akan bisa membaca peluang bisnis dengan baik sehingga anda bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan banyak uang.

Cara Memaksimalkan Hasil Dalam Berwirausaha

Menurut seorang tokoh bisnis dunia, D.J Schwarts, agat peluang usaha bisa kita maksimalkan untuk hasil yang optimal maka kita perlu melakukan beberapa hal di bawah ini di antaranya :

  • Percaya dan yakin

Bagi anda yang pernah membaca buku – buku motivasi seperti law of atraction, mungkin anda akan paham betapa dahsyatnya kekuatan keyakinan. Ketika kita yakin, ada tarikan dalam diri kita untuk mendapatkan kekuatan alam sehingga kita terdorong untuk melakukan hal – hal agar sukses. Alam pun kemudian menarik kekuatannya dan menggerakan alam agar apa yang kita yakini benar – benar terjadi.

Soekarno pernah berkata ” Jika kita mempunyai keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu – membahu mewujudkannya”

  • Jangan hadiri lingkungan yang statis yang akan melumpuhkan pikiran wirausahawan.

Maksudnya pilihlah sahabat yang tepat. Jika anda terbiasa bergaul dengan mereka yang memiliki pemikiran sempit maka anda akan menjadi orang yang memiliki pemikiran yang tidak jauh dari mereka. Anda terbiasa dengan mereka yang memiliki sikap pesimis, maka anda pun kemungkinan besar akan menjadi seorang yang skeptis terhadap kemampuan anda sendiri. Untuk itu, bergaullah dengan mereka yang telah sukses, kemudian carilah orang orang yang selalu optimis agar ketika anda merasa kecil hati, anda bisa tahu bagaimana mereka bisa membesarkan hati mereka ketika keadaan sedang tidak menentu.

Manfaat Berwirausaha

      1. Tidak terikat waktu
Menjadi seorang wirausaha tidak akan pernah terikat waktu, apa yang akan kita lakukan dan kerjakan semua tergantung dari kita sendiri. Jadi seorang wirausaha harus pintar dan pandai dalam mengelola waktu yang digunakan dalam usahanya. Memaksimalkan waktu yang sedikit dan menjadikannya keuntungan-keuntungan yang luar biasa. Ingat walaupun tidak terikat waktu tapi harus tetap pandai mengelola waktu usaha.

  1. Memiliki kebebasan mencapai tujuan usahanya
    Kebebasan adalah hal yang sangat bernilai bagi seseorang, di mana orang tersebut dapat melakukan apapun yang diinginkannya tanpa ada yang menghalangi. Dalam konteks wirausaha, kebebasan adalah bagaimana mengelola waktu, sumber daya manusia, alat dan bahan serta tujuan yang ingin dicapai dalam usaha sesuka hatinya. Tapi dalam kebebasan tersebut tetap ada batasan-batasan yang masuk akal atau dapat dilogika. Yang tidak boleh dilupakan dalam kebebasan usaha adalah tidak sewenag-wenang mengatur karyawan.

     3. Bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dan membantu orang lain

Dengan mendirikan sebuah usaha ini berarti wirausahawan memberikan peluang kepada masyarakat untuk mendapatkan kesempatan kerja pada usaha yang diciptakannya. Hal ini menjadi salah satu keuntungan dalam berwirausaha, selain berwirausaha yang tidak kalah penting adalah membantu orang lain untuk memperoleh kerja dan mengurangi pengangguran di kalangan masyarakat. Banyaknya pengangguran bisa jadi membuka peluang kejahatan, karena susahnya mendapatkan uang maka pengagguran yang frustasi menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang. Sisi positif bagi wirausahawan dalam konteks ini adalah membantu mengurangi tingkat kejahatan dan menjadi ladang beribadah.

4.Mendapat pengakuan dari masyarakat sekitar.
Biasanya para pengusaha, walaupun masih kecil sekalipun sering kali mendapatkan peran yang sangat strategis di dalam kehidupan sosial masyarakat pada lingkungannya. Hal ini disebabkan banyak dari wirausahawan menjadi sukses karena usaha yang dilakukannya secara terus menerus sehingga bisa berhasil dengan memuaskan. Melalui proses-proses yang sangat sulit, rumit, dan panjang akan membentuk sebuah karakter dan dipandang baik oleh masyarakat sekitar.

5.Memiliki kesempatan menunjukan kemampuan dan potensi diri.
Dengan memiliki sebuah usaha, wirausahawan dapat menyampaikan pikiran dan perilaku mereka sendiri. Hal ini berarti memberikan kekuasaan pada dirinya secara penuh. Seorang wirausahawan biasanya merupakan seorang yang sukses, membangun usaha dari awal sampai menjadi besar dan sukses. Proses berat yang dialami bisa ditunjukan kepada masyarakat, atau dengan kata lain memberikan contoh dan motivasi kepada masyarakat sekitar.

6.Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal
Menjadi wirausahawan memiliki kebebasan untuk menentukan sendiri keuntungan atas investasi dalam usahanya. Untung yang didapat seberapapun hasilnya bisa digunakan dan diambil sesuka hati tanpa harus membagi dengan orang lain. Inilah salah satu kelebuhan berwirausaha, bebas memperoleh dan menentukan laba. Tapi ada hal yang juga perlu diingat, jika ingin usaha maju maka harus bisa menyisihkan laba dan dijadikan sebagai tambahan modal supaya usaha bisa semakin berkembang.

Dengan kata lain terdapat beberapa keuntungan menjadi seorang wirausahawan, seperti Tidak terikat waktu, memiliki kebebasan mencapai tujuan usahanya, bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dan membantu orang lain, mendapat pengakuan dari masyarakat sekitar, memiliki kesempatan menunjukan kemampuan dan potensi diri, memperoleh manfaat dan laba yang maksimal.

Mungkin hanya ada sedikit artikel Keuntungan Menjadi Wirausaha Terbaru 2015 tersebut yang dapat admin menurutparaahli.com berikan kepada anda semua. Apabila ada yang salah mohon koreksinya dan terimakasih atas kedatangan anda dalam

  1. Prinsip-Prinsip Kewirausahaan Menurut Para Ahli
    Menurut Dhidiek. D. Machyudin prinsip dalam berwirausaha adalah sebagai berikut:
    1. Harus optimis
    2. Ambisius
    3. Dapat membaca peluang pasar
    4. Sabar
    5. Jangan putus asa
    6. Jangan takut gagal
    7. Kegagalan pertama dan kedua itu biasa, anggaplah kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.
    Sedangkan khafidhul ulum mengemukakan prinsip kewirausahaan sebagai berikut :
    1. Passion (semangat)
    2. Independan (mandiri)
    3. Marketing sensitivity (kreatif dan inovatif)
    4. Calculated risk taker (mengambil resiko penuh perhitungan )
    5. Persisten (pantang menyerah)
    6. High ethical standart (berdasarkan standar etika)
    Apabila pendapat dhidiek D. Machayudin dan kafidhul ulum tersebut digabungkan, maka paling tidak terdapat 13 prinsip dalam berwirausaha yaitu :
    1) Jangan takut gagal
    Banyak yang berpendapat bahwa untuk berwirausaha di anolakkan dengan impian seseorang untuk dapat berenang.
    Walaupun teori mengenai berbagai gaya berenang sudah dikuasai dengan baik dan literature sudah lengkap, tidak ada gunanyakalau tidak diikutu dengan nyebur kedalam air (peraktek berenang). Demikian halnya untuk berusaha, tidak ada gunanya berteori kalau tidak terjun paying, sehinggamengalami(berpengalaman), dan sekali lagi jangan takut gagal, sebab kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.
    2) Semangat
    Dari nasehat Harvey mckey (pada nomor 1) hal yang menjadi penghargaan terbesar bagi wirausahaan bukanlah tujuannya, melainkan lebih kepada proses dan atau perjalanannya. Dari sarana ini, maka bersemangatlah dalam usaha anda, pasti kedepannya akan berhasil.
    3) Kreatif dan inovatif
    Kreativitas dan inovasi adalah model utama bagi seorang wirausaha. Seorang wirausaha tidak boleh berhenti berkreasi dan berinovasi dalam segala hal .
    Berfikir kreatif merupakan sebuah proses yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Namun setiap orang memiliki kemampuan kretif berbeda. Selama ini ada anggapan yang salah mengenai orang yang kreatif. ada yang mengatakan hanya orang kjenius atau orang pintar saja yang memiliki kratifitas. Kreatifitas bukanlah suatu bakat misterius yang diperuntukakkan bago sekelompok orang tertentu.
    Menurut Munandar, bahwa kratifitas dapat terwujud dimana saja dan oleh siapa saja tidak tergantung usia, jenis kelamin, keadaan sosial ekonomi, atau tingkat pendidikan tertentu. Kreatifitas dimiliiki oleh semua orang dan dapat ditingkatkan, oleh sebab itu harus dipupuk dan dikembangkan agar tidak terpendam dan tidak dapat diwujudkan .
    Proses berfikir kreatif dilakukan secara sistematis dan memaluli tahap-tahapan berikut :
    1. pengumpulan informasi
    2. proses inkubasi
    3. melahirkan ide
    4. evaluasi dan tindak lanjut (menjadi wurausaha sukses.
    Disamping kreatif, juga dituntut inovatif, berikut pola pikir inofatif :
    1. Imajinatif
    2. Spekulatif
    3. Konseptual
    4. Interpersonal
    5. Impulsif
    6. Belajar, mau bertanya
    7. Mencari
    8. Reseptif

4) Bertindak dengan penuh perhitungan dalam mengambil resiko .
Resiko selalu ada dimanapun berada. Sering kali kita menghindar dari resiko dari yang satu, tetapi memenuhi resiko yang lainnya. Namun yang harus dipertimbangkan adalah perhitungan dengan sebaik-baiknya sebelum memutuskan sesuatu, terutama dalam bisnis yang tingkat resikonya tinggal.
Sering kali menjadi pertimbangan utama dalam berusaha terutama dalam pengambilan keputusan bukan hanya pada seberapa besar manfaat atau keuntungan yang akan di peroleh, tetapi pada seberapa besar kemungkinan kita mampu menanggung resiko dan seberapa kita mampu menanggung kerugian atas konsekuensi dari sebuah keputusan.

5) Sabar, ulet dan tekun.
Prinsip lain yang tidak kalah penting dalam berusaha dalah kesabaran dan ketekunan meskipun harus menghadapi berbagai bentuk permasalahan, percobaan dan kendala, bahkan diremekan oleh orang lain. Dengan kesabaran biasanya akan memahami dengan baik bagaimana mengatasi permasalahan yang timbul, sehingga mampu memecahkan dan menghadpinya dengan baik dan optimal.

6) Harus optimis.
Optimis adalah modal usaha yang cukup penting bagi usahawan, sebab kata optimis merupakan sebuah prinsip yang dapat memotivasi kesadaran kita, sehingga apapun usaha yang kita lakukan harus penuh optimis bahwa usaha yang kita jalankan akan sukses. Dengan optimis, kita akan semangkin yakin bahwa yang kita kerjakan akan berhasil dengan baik.

7) Ambisius.
Demikian juga prinsip ambisius, seorang wirausahawan harus berambisi, apapun jenis usaha yang akan dikelola.

8) Pantang menyerah / jangan putus asa.
Prinsip pantang menyerah adalah bagian yang harus dilakukan kapanpun waktunya. Entah dalam kondisi mendukung maupun kurang mendukung atau bahkan usaha kita mengalami kemunduran, tetapi tidak boleh putus asa. Orang yang tidak mudah putus asa akan lebih menarik dan dikagumi oleh orang-orang sekitarnya.

9) Peka terhadap pasar atau baca peluang pasar.
Prinsip peka terhadap pasar atau dapat membaca peluang pasar adalah prinsip mutlak yang harus dilakukan oleh wirausahawan, baik pasar ditingkat local, regional, maupun internasional.
Peluang pasar sekecil apapun harus di identifikasi dengan baik sehingga dapat mengambil peluang pasar tersebut dengan baik.
10) Berbisnis dengan standar etika
Prinsip bahwa setiap pebisnis harus senantiasa memegang standar etika yang berlaku secara universal. Yang menjadi perhatian adalah apakah standar etika yang berlaku disetiap Negara dikenali dengan baik dan disesuaikan dengan budaya bangsa yang besangkutan. Indonesia memiliki undang-undang perlindungan konsumen yang dapat dipakai sebagai salah satu pegangan dalam etika berbisnis.
11) Mandiri
Prinsip kemandirian harus menjadi panduan dalam berwirausaha. Mandiri dalam banyak hal adalah kunci penting agar kita dapat menghindari ketergantungan dari pihak-pihak atau para pemangku kepentingan atas usaha kita.
12) Jujur.
Menurut pytagoras kejujuran adalah mata uang yang akan laku di mana-mana. Jadi, jujur kepada pemasok dan pelanggan, atau kepada seluruh pemangku kepentingan perusahaan adalah prinsip dasar yang harus di nomor satukan dalam berusaha.
13) Peduli lingkungan
Pengusaha harus peduli juga terhadap lingkungan sekitarnya, turut menjaga kelastarian lingkungan dimana tempat usahanya berada.

  1. Prinsip-Prinsip yang Berkaitan dengan Kewirausahaan
    1. Prinsip – Prinsip Etika Bisnis
    a. Prinsip otonomi
    Otonomi adalah sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadaran sendiri tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan. Orang yang otonom adalah orang yang bebas mengambil keputusandan tindakan serta bertanggung jawab atas keputusan dan tindakannya tersebut.
    b. Prinsip kejujuran
    • Kejujuran dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dan kontrak
    • Kejujuran dalam penawaran barang dan jasa dengan mutu dan harga sebanding
    • Kejujuran dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan
    c. Prinsip keadilan
    Prinsip keadilan menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai dengan kriteria yang rasional opjektif dan dapat dipertanggung jawabkan.
    d. Prinsip yang saling menguntungkan
    Prinsip ini menuntut agar bisnis dijalankan sedimikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak. Dalam bisnis yang kompetitif, prinsip ini menuntut agar persaingan bisnis haruslah melahirkan suatu win-win solution.
  2. Prinsip Intregritas Moral
    Prinsip ini dihanyati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan agar dia menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baiknya atau nama baik perusahaan.
  3. Prinsip Customer is King
    Hormati dan perlakukan setiap pelanggan seperti soerang raja. Penjual harus menyediakan diri membantu dan melayani pelanggan tanpa merasa jemu dan mengeluh. Layanilah pelanggan seperti yang ia harapkan sehingga merasa puas. Dibawah ini dikemukakan 11 pernyataan yang harus dipelajari oleh penjual dalam prinsip the customer is king, yaitu :

Pada umumnya, ada beberapa tantangan ataupun masalah yang dihadapi dalam menjalankan suatu usaha, diantaranya :

  1. Ketidakmampuan Manajemen

Dalam kebanyakan UKMK, kurangnya pengalaman manajemen atau lemahnya kemampuan pengambilan keputusan merupakan masalah utama dari kegagalan usaha. Pemiliknya kurang mempunyai jiwa kepemimpinan dan pengetahuan yang diperlukan untuk membuat bisnisnya berjalan.

  1. Kurang Pengalaman

Idealnya, calon wirausahawan harus memiliki keterampilan teknis yang memadai (pengalaman kerja mengenai pengoperasian fisik bisnis dan kemampuan konsep yang mencukupi); kemampuan memvisualisasi, mengkoordinasi, dan mengintegrasikan berbagai kegiatan bisnis menjadi keseluruhan yang sinergis.

  1. Lemahnya Kendali Keuangan

Dalam hal ini ada dua kelemahan mendasar yang perlu digarisbawahi, yaitu: kekurangan modal dan kelemahan dalam kebijakkan kredit terhadap pelanggan. Banyak wirausahawan membuat kesalahan pada awal bisnis dengan hanya “modal dengkul,” yang merupakan kesalahan fatal. Wirausahawan cenderung sangat optimis dan sering salah menilai uang yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam bisnis. Sebagai akibatnya, mereka memulai usaha dengan modal yang terlalu sedikit dan tampaknya permodalan yang memadai tidak akan pernah tercapai mengingat perusahaan mereka memerlukan semakin banyak uang untuk mendanai pertumbuhannya. Selain itu, tekanan terhadap UKMK untuk menjual secara kredit sangat kuat. Dimana, beberapa manajer melihat peluang untuk mendapatkan keunggulan persaingan terhadap pesaingnya dengan cara menawarkan penjualan kredit. Apapun kasusnya, pemilik bisnis kecil harus mengendalikan penjualan kredit secara hati-hati karena kegagalan mengendalikannya dapat menghancurkan kesehatan keuangan bisnis kecil.

  1. Gagal Mengembangkan Perencanaan Strategis.

Terlalu banyak wirausahawan yang mengabaikan proses perencanaan strategis, karena mereka mengira hal tersebut hanya bermanfaat untuk perusahaan besar saja. Namun, kegagalan perencanaan biasanya mengakibatkan kegagalan dalam bertahan hidup dan ini berlaku untuk keduanya usaha besar maupun usaha kecil. Sebab, tanpa suatu strategi yang didefinisikan dengan jelas, sebuah bisnis tidak memiliki dasar yang berkesinambungan untuk menciptakan dan memelihara keunggulan bersaing di pasar.

  1. Pertumbuhan Tak Terkendali

Pertumbuhan merupakan sesuatu yang alamiah, sehat, dan didambakan oleh semua perusahaan, tetapi pertumbuhan haruslah terencana dan terkendali. Pakar manajemen Peter Drucker menyatakan bahwa perusahaan yang baru berdiri dapat diperkirakan mengalami pertumbuhan terlalu pesat dibandingkan dengan basis modal mereka apabila penjualan meningkat 40 sampai 50 persen. Idealnya, perkembangan harus didanai dari laba ditahan atau dari tambahan modal pemiliknya, tetapi sebagian besar bisnis mengambil pinjaman paling tidak untuk sebagian investasi modalnya.

  1. Lokasi yang buruk

Untuk bisnis apapun, pemilihan lokasi yang tepat untuk sebagian merupakan suatu seni – dan untuk sebagian lagi ilmu. Sangat sering, lokasi bisnis dipilih tanpa penelitian, pengamatan, dan perencanaan yang layak. Beberapa wirausahawan memilih lokasi hanya karena ada tempat kosong. Akibat ketidaktepanan lokasi ini, penjualan tidak berkembang dan bisnis tersebut terancam gagal.

  1. Pengendalian Persediaan yang Tidak Baik

Umumnya, investasi terbesar yang harus dilakukan manajer bisnis kecil adalah dalam persediaan, namun pengendalian persediaan adalah salah satu tanggung jawab manajerial yang paling sering diabaikan. Tingkat persediaan yang tidak mencukupi akan mengakibatkan kekurangan dan kehabisan stok, yang akhirnya mengakibatkan pelanggan kecewa dan pergi.

  1. Ketidakmampuan Membuat Transisi Kewirausahaan.

Berhasil melewati “tahap awal kewirausahan” bukanlah jaminan keberhasilan bisnis. Setelah berdiri, pertumbuhan biasanya memerlukan perubahan gaya manajemen yang secar drastis berbeda. Kemampuan-kemampuan yang tadinya membuat seorang wirausahawan berhasil seringkali mengakibatkan ketidakefektifan manajerial. Pertumbuhan mengharuskan wirausahawan untuk mendelegasikan wewenang dan melepaskan kegiatan pengendalian sehari-hari – sesuatu yang tidak mampu dilakukan oleh banyak wirausahwan.

ide bisnis rumahan, bisnis online, peluang usaha, usaha rumahan, bisnis rumahan, usaha sampingan, peluang bisnis, bisnis indonesia, bisnis sampingan, usaha kecil, waralaba, investasi, kerja sampingan, wirausaha, usaha modal kecil, bisnis modal kecil, kerja online, cara bisnis online, ukm, investasi emas, cara cepat kaya, cara mendapatkan uang dari internet, usaha yang menjanjikan, mlm, peluang usaha rumahan, bisnis tanpa modal, bisnis yang menjanjikan, cari kerja, usaha tanpa modal, cara berbisnis, cara mendapatkan uang, bisnis online tanpa modal, kerja part time, bisnis yang menguntungkan, franchise indonesia, usaha dengan modal kecil, lowongan kerja part time, peluang usaha sampingan, ide bisnis, bisnis plan

Peluang Usaha, Ide Usaha, Ide Bisnis, Wirausahawan Sukses, Transisi Kewirausahawan, Prinsip Wirausaha, Prinsip Usaha, Karakter Wirausaha, Faktor Kesuksesan Wirausaha, Tantangan Dalam Berwirausaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also likeclose