Menerapkan Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha

Ide bisnis untuk mahasiswa

Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha. Jargon “Cara Gila Jadi Pengusaha”, pernah menjadi trending topik di media massa sekitar tahun 2013/2014. Strategi yang pernah dilontarkan Bos Primagama tersebut banyak diikuti kalangan pengusaha muda yang ingin segera melecit perusahaannya. Seminarnya begitu ramai dan atusias. Padat disimak dan diikuti para pengusaha dari berbagai kota.

Kami tidak akan membahas Cara Gila Jadi Pengusaha tersebut namun sebaliknya saya sampaikan Strategi Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha yang dapat Anda lakukan mulai hari ini.

 

Berikut Tujuh Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha:

Langkah 1 Strategi Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha: Tingkatkan Sedekah

Coba kita cermati data ini. Total sumbangan 50 dermawan terbesar USA th 2003 sebesar Rp. 500 triliun. Mereka menyumbang 40% dari hartanya. Warren Buffet, salah satu orang terkaya dunia, kekayaannya sebesar 42 miliar USD (Rp 400 Triliun), menyumbang 80% kekayaan untuk kegiatan sosial. Charles feeney (pemilik duty free shop) menyumbangkan 39% sahamnya untuk kegiatan sosial.

Tidak sedikit orang berkomentar, mereka mampu menyumbang sebegitu banyak karena uangnya sudah melimpah. Menurut hemat saya, kita harus berpikir sebaliknya “karena terbiasa menyumbang dalam prosentase banyak, maka Tuhan menitipkan lebih banyak rejeki untuk mereka”.

Sedekah adalah anjuran semua agama. Donald Trump, pengusaha real estate USA nyaris bangkrut di tahun 1990an, dengan hutang 6 juta USD. Ia memulai kebangkitannya dengan beramal lebih banyak. Sedekah adalah teknik yang dapat di lakukan siapapun yang ingin menerapkan “mental tangan di atas”.

 

Langkah 2 Strategi Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha: Mengumpulkan modal

Modal utama seorang untuk memulai bisnis adalah networking, kemampuan, kemauan dan kredibilitas. Sekalipun demikian, modal dalam bentuk rupiah kadangkala dibutuhkan, terlebih bagi yang belum memiliki network yang memadai.

Oleh karena itu meskipun belum ada bayangan mau berbisnis apa, sebaiknya mulailah menyisihkan sebagian pendapatan anda. Sisihkan sebagian untuk sedekah, dan sebagian lagi untuk ditabung. Bisa juga anda menabung dalam bentuk fisik seperti emas, property, tanaman, ternak atau yang lainnya. Tabungan produktif semacam itu untuk melatih pengendalian jiwa konsumtif.

Banyak orang merasa tidak mampu menyisihkan uang untuk menabung, karena yang dilakukan adalah, uang yang ada dipakai terlebih dahulu, sisanya baru ditabung. Ini cara yang salah, karena kenyataannya, berapapun uangnya, jarang sekali orang yang hidup di dunia modern ini yang sanggup menyisihkan uang untuk tabungan.

Cara yang benar adalah disisihkan dulu untuk ditabung, sisanya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Ada yang bereaksi “mana cukup?”. Saran saya, coba saja dari yang kecil. Anda akan menyadari bahwa pada akhirnya bisa juga dilakukan dalam situasi yang serba terbatas.

Seorang office boy bernama Waryono (anggota Indonesian Entrepreneur Society/IES) yang gajinya hanya sebatas UMR, nyatanya mampu menyisihkan uang untuk membuka warung sembako yang dimulai dengan Rp. 500 ribu. Saat ini bisnisnya sudah berkembang menjadi usaha pecel lele, usaha tanaman hias, warung padang dan WC umum.

Langkah 3 Strategi Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha: Menetapkan pilihan bisnis

Bagi sebagian orang, proses ini tidaklah gampang. Sebagian mengatakan, di masa ekonomi sulit sekarang ini, bisnis apa yang menguntungkan. Mau bisnis voucher pulsa sudah banyak di setiap ujung jalan, mau buka usaha kuliner sudah berjubel di setiap perumahan, mau mendirikan sekolah juga sudah banyak sekali dan sebagian tidak laku, mau buka warung sembako juga begitu.

Sebagian lagi merasa peluang bisnis demikian banyak, sampai sulit memilih yang mana yang cocok. Kelompok ini berpikiran sangat positif. Mereka melihat banyaknya usaha warnet, usaha voucher pulsa, usaha kuliner dan lain-lain sebagai pertanda bahwa peluang makin banyak karena adanya pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi.

Apapun kesulitan anda, camkanlah bahwa sulit artinya bisa. Jangan sekali-kali mengatakan sulit artinya tidak bisa. Agar supaya kata-kata sulit berubah menjadi bisa, maka disarankan agar mulai dengan banyak berdialog dengan pelaku bisnis, banyak membaca peluang bisnis. Anda perlu mempertimbangkan faktor eksternal yaitu peluang di lingkungan terdekat, kemudian mempertimbangkan faktor internal, yaitu kesenangan, dukungan lingkungan keluarga, network yang tersedia dan lainnya.

Pilihan anda akan mengerucut pada 1 atau lebih bisnis pilihan anda. Segeralah lakukan salah satunya. Untuk memudahkan, mari kita lihat beberapa aspek yang bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan bisnis.

 

  • Minat dan Hobi. Bill Gates, Anita Roddick (Body Shop), Susi Susanti, Elfira Nasution mengembangkan bisnis sesuai minat dan hobynya.
  • Pekerjaan dan Keterampilan. Banyak orang memulai usaha diawali dengan kegiatan yang seiring dengan pengalaman kerja dan ketrampilan.
  • Pengalaman. Contohnya King C Gillette kesal karena sering terluka ketika ia bercukur dengan pisau yang tajam, di kemudian hari ia dapat menciptakan pisau cukur yang praktis yang dikenal di Indonesia sengan nama silet.
  • Pengamatan. Isaac Merritt Singer mengidentifikasi kebutuhan mesin jahit untuk rumah tangga, dengan merk Singer. George Eastman mengamati kamera besar dan berat, ia ciptakan kamera portable.
  • Pendidikan. Banyak orang berpendidikan teknik, pertanian, computer dan lain-lain kemudian dapat menciptakan ide bisnis cemerlang berdasarkan pendidikannya.

 

Langkah 4 Strategi Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha: Mendapatkan mitra bisnis.

Kita semua paham, bahwa tidak ada orang sukses sendirian dalam menjalankan bisnis dan karir pekerjaan. Di balik sukses para bintang, banyak orang yang menjadi pendukung sukses mereka. Begitupun dalam berbisnis. Jika anda punya banyak uang untuk dijadikan sebuah bisnis, anda perlu mitra yang mampu mengolah modal anda agar dapat berkembang. Sebaliknya jika anda akan menjalankan bisnis tapi tidak punya modal, anda membutuhkan mitra yang memiliki modal.

Anda juga akan membutuhkan karyawan sebagai mitra anda untuk mengembangkan bisnis.

Karena kita akan memilih mitra bisnis, sebaiknya calonnya lebih dari satu. Untuk itu mulailah mencari calon mitra anda dengan cara memasang iklan di media cetak, mengumumkan melalui internet, sms, dan sarana komunikasi lainnya. Pergaulan dengan kalangan pelaku bisnis akan lebih memudahkan anda mendapatkan mitra bisnis.

 

Langkah 5 Strategi Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha: Mengelola dan Mengembangkan

Pepatah mengatakan, rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya. Petuah “hemat pangkal kaya” biasanya diterjemahkan dengan menabung untuk masa depan. Tidak sedikit orang memimpikan bahwa di masa tua nanti, dapat hidup dari bunga deposito yang besar dari akumulasi menabung.

Tapi berdasarkan kalkulasi bunga bank yang normal, berhemat dengan cara menabung semata-mata untuk mendapatkan bunga, merupakan cara yang sangat lambat untuk memproduktifkan uang. Jika Anda mengharapkan bunga deposito Rp 5 juta rupiah/bulan sebagai passive income di masa depan, maka Anda perlu menabung sebesar 1 juta per bulan selama 28 tahun tanpa pernah berhenti dan tak diambil satu rupiahpun. Ini dengan asumsi bunga bank 8 persen per tahun.

Itu sebabnya, pengembangan dana melalui bisnis merupakan cara-cara yang memungkinkan kita dapat menerapkan mental uang produktif secara lebih cepat. Caranya adalah dengan meningkatkan skala usaha atau melakukan duplikasi terhadap bisnis yang sudah berjalan.

Di sinilah kemampuan anda menjalankan mental produktif diuji. Anda harus mampu menyisihkan setiap hasil bisnis untuk membuat bisnis baru. Demikian seterusnya agar pertumbuhan bisnis anda dapat mencengangkan banyak orang. Pada umumnya, jika hal ini dilakukan secara konsisten dengan cara yang baik, kita tidak perlu menunggu 28 tahun.

Selain kemampuan mengelola uang produktif, juga kemampuan memberdayakan orang. Tantangan kita dalam mengembangkan bisnis adalah bagaimana mendapatkan karyawan yang tepat dan bagaimana memberdayakannya agar dapat bekerja optimal.

 

Langkah 6 Strategi Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha Bersikap Ikhlas

Seorang entrepreneur harus bersikap ikhlas menerima hasil usahanya, berapapun hasilnya. Kelak, orang yang ikhlas akan merasakan dampak positifnya dalam jangka panjang. Ikhlas terletak di dalam hati. Orang yang bersikap ikhlas akan mempunyai ketentraman jiwa dan ketenangan batin. Jika kita tidak ikhlas dalam menerima hasil usaha yang kita kerjakan, maka kita harus bersiap kecewa dan dihantui ketakutan.

Kebanyakan dari kita haus akan simbol-simbol kesuksesan. Keinginan orang terlalu dini untuk memperolehnya. Banyak karyawan yang menomorsatukan penampilan dan gengsi sebagai orang yang sukses dan mapan, lantas membangun rumah mewah, membeli mobil bagus, alat komunikasi yang canggih, dan simbol kesuksesan lainnya dengan melalui pinjaman konsumtif.

Ikhlas adalah sikap yang mudah diucapkan dan untuk menerapkannya perlu latihan yang konsisten. Setiap orang bisa memiliki sikap ikhlas dalam hidupnya, asal sering berlatih, sebagai berikut:

  • Ketika akan melangkah, luruskan niat bahwa bisnis adalah kegiatan spiritual dengan maksud ibadah menjalankan perintah Tuhan.
  • Berprasangka baik terhadap apapun yang terjadi kepada Tuhan. Dengan mempraktekkan sikap ini, kita akan bisa bersikap ikhlas dalam menerima setiap hasil.
  • Sinkronkan pikiran, perasaan dan tindakan.
  • Jadikanlah bahagia untuk meraih sukses (bukan mensyarakatkan sukses meraih sesuatu agar dapat bahagia)
  • Jangan merasa sebagai korban
  • Penuhi setiap hari dengan perasaan syukur

Sikap ikhlas akan membuat kita lebih produktif, mampu menyelesaikan masalah lebih cepat dan hidup lebih sehat dan produktif.

Langkah 7 Strategi Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha:  Mengembangkan Pergaulan Wirausaha

Ada pepatah bijak yang mengatakan bahwa jika kita ingin mengetahui seseorang, kenalilah siapa temannya. Jika sahabatnya adalah pencopet, bisa dipastikan orang tersebut tidak jauh dari dunia kejahatan itu. Sahabat dan teman yang berada disekitar kita akan mempengaruhi diri kita. Jika kita berdekatan dengan penjual minyak wangi, kita akan menjadi harum, jika kita berdekatan dengan tukang sate,maka baju kita akan tercium aroma sate. Begitu besar peran teman atau sahabat.

Oleh karena itu, jika kita ingin menjadi pengusaha, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memperbanyak pergaulan dengan wirausahawan. Selain berkenalan secara langsung, kita bisa ikut perkumpulan atau komunitas dimana para entrepreneuer berkumpul. Jika anda tertarik dan senang dengan dunia maya, anda bisa menjadikannya media untuk bergabung dengan milist para wirausahawan.

Datang ke pameran bisnis, ikut seminar wirausaha, bergabung dengan komunitas wirausaha, adalah cara yang efektif untuk memperluas pergaulan wirausaha. Pergaulan wirausaha akan membuat mental wirausaha kita semakin kuat. Dari pergaulan inilah dapat terbentuk masyarakat yang berbudaya wirausaha.

Penutup; Membuat Situasi Terdesak

Dalam situasi terdesak, kita akan lebih cepat bergerak seakan memiliki energi yang luar biasa, lebih cepat mengambil keputusan dan lebih terampil. Keterdesakan menciptakan keberanian dan kecerdasan. Prof Yohanes Surya memperkenalkan istilah Mestakung (Alam Semesta Mendukung). Menurutnya, situasi terdesak membuat makhluk Tuhan mampu melakukan sesuatu di luar kemampuan yang umum. Alam semesta mendukung upaya luar biasa dari setiap makhluk. Burungburung di suatu benua bisa bermigrasi ke benua lain dalam situasi terdesak akibat perubahan cuaca.

Gambaran sederhananya, jika kita lari pagi dikejar 10 ekor anjing galak, dipastikan kecepatan lari kita sangat cepat dibandingkan lari pagi sendirian. Untuk itu, bagi anda yang sudah punya niat memulai bisnis, segeralah membuat situasi terdesak. Anda bisa membuat spanduk, mencetak brosur, kartu nama atau apapun yang membuat orang lain menagih rencana anda. Semakin sering ditagih, semakin cepat anda berinovasi untuk dapat merealisasikan rencana bisnis anda.

Selamat berbisnis. Sukses di Tangan Anda!

Ebook : 7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha karya Bambang Suharno

Bisa Anda pesan melalaui webiste ini dengan harga Rp50.000,-

Kontak : Dyan Afryani – 0857 1044 0020

Isi Ebook 7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha  adalah:

  1. 7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha (Revisi)
  2. Motivation and Brain Management
  3. Rahasia Mengelola Gaji Menajdi Bisnis
  4. Tips dan Trik Sukses Menjadi Karyawan Multi Income
  5. Panduan Memilih Bisnis Sampingan Yang Tepat
  6. Menempatkan Hari Baik Memulai Bisnis
  7. Strategi Memulai Bisnis Langsung Untung. Studi Kasus Wan Hasim – Owner Idol Mart
  8. Cara Hebat melipatgandakan Laba
  9. Cara Hebat Meraih Keuntungan Dalam Bisnis. Studi Kasus M Roxhim – Juragan Tanaman Hias
  10. Pengalaman Memulai Bisnis Sebelum Pensiun. Studi Kasus Amir Hamzah – Juraga Pepaya
  11. Teknik Mengelola Waktu Pebisnis Sampingan

 

ide bisnis rumahan, bisnis online, peluang usaha, usaha rumahan, bisnis rumahan, usaha sampingan, peluang bisnis, bisnis indonesia, bisnis sampingan, usaha kecil, waralaba, investasi, kerja sampingan, wirausaha, usaha modal kecil, bisnis modal kecil, kerja online, pengusaha muda, cara gila jadi pengusaha, cara tidak gila jadi pengusaha, jadi pengusaha , mental pengusaha, mental tangan diatas, mental pemberdaya, mental produktif, usaha sampingan, bisnis dari rumah, ide bisnis rumahan, usaha bisnis sampingan, usaha kecil menengah, ukm

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also likeclose